Robot Trading : Mitos Atau Fakta ?

Robot Trading : Mitos Atau Fakta ?

Robot Trading : Mitos Atau Fakta ?

Bangkitnya popularitas robot trading telah diikuti oleh pesatnya bahan pemasaran terkait robot trading.

Robot TradingRobot Trading : Mitos Atau Fakta ? Sangat disayangkan membanjirnya materi promosi tentang robot di pasaran justru membawa kecendrungan untuk membuat bingung daripada lebih bersifat informatif. Trader Partner kali ini coba kemukakan kesalahan dari lima mitos Robot Trading yang populer :

 
Mitos 1 : Penyedia Automatic Trading adalah Spesialis Bahasa Programming

Biasanya setelah coding bahasa program dalam bentuk JAVA atau C++ telah dibeli, seseorang masih pelu menghabiskan banyak waktu untuk menciptakan strategi intelejen secara statistik yang dapat bekerja di pasar. Oleh karena itu, tim yang terdiri dari ahli keuangan serta teknikalis masih diperlukan. Lebih jauh lagi, jika vendor memutuskan untuk mengupgrade produk mereka, tambahan coding yang berisi strategi baru akan diperlukan.

Mitos 2 : Sepuluh Trading Strategi Lebih Baik Daripada Lima

Ketika robot trading pertama kali menjadi popular di Eropa, fokusnya saat itu adalah bagaimana menyediakan algoritma yang memiliki performa terbaik. Penjualan selama dua tahun terakhir banyak provider robot trading beralih fokus dari performa terbaik ke strategi terbaru yang bervariasi. Alasannya mereka beralih fokus adalah semakin banyak strategi yang dimiliki klien, maka klien mereka pun akan memiliki kontrol lebih besar pada perilaku robot mereka. Sebenarnya hal ini kurang logis karena mengandalkan strategi saja tidak dapat menjamin apapun. Kualitas dibanding kuantitas merupakan faktor penting, sehingga jika kita mengharapkan klien menggunakan beberapa algoritma namun keseluruhan kinerja tetap buruk sama saja bohong.

Mitos 3 : Teknik Optimisasi Mudah Diintegrasikan ke dalam RobotTrading.

Mungkin banyak sekali kita temukan teknik optimisasi pada Robot. Namun pada dasarnya terdapat tiga langkah untuk menyusun optimisasi :
– Merumuskan problem secara matematis untuk memecahkan masalah
– Memiliki teknik numerik yang benar (dengan optimasi) dan mengimplementasinya untuk menguji data
– Pemeriksaan kembali untuk melihat apakah jawabannya benar-benar optimal
Optimizer digunakan untuk mencari pilihan terbaik seperti misalnya waktu transaksi dan trade size (terdapat dalam parameter). Asumsi yang dibuat dalam objektif diatas adalah salah satu cara untuk mencari solusi. Sayangnya, spread bid/ask ataupun likuiditas dalam kondisi nyata dapat bervariasi atau berubah-ubah setiap hari. Konsekuensinya perilaku perdagangan sendiri harus disesuaikan sejalan dengan perubahan yang terjadi di pasar. Suatu trading strategi yang berdasarkan objektif optimisasi yang tidak beradaptasi pada perilaku intraday cenderung tidak efisien.

Mitos 4 : Arah RobotTrading Selanjutnya Adalah Mesin Pembaca Berita.

Konsep mesin pembaca berita adalah suatu software yang akan memindai feed berita dan bereaksi jika software tersebut berpikir suatu event berita tersebut akan mempengaruhi pasar. Ide seperti ini mungkin dipublikasikan secara berlebihan, namun kebanyakan provider Robot melupakan satu-satunya hal yang penting, yakni eksekusi yang mengacu pada reaksi market akibat suatu berita, bukan pada beritanya itu sendiri. Kebingungan sempat timbul karena fakta strategi eksekusi yang mengacu pada deteksi peluang trading yang baru, seperti misalnya mencari kombinasi keywords dalam feed berita kemudian menentukan buy atau sell suatu saham sebelum yang lainnya sempat bereaksi, cara seperti ini sesungguhnya merupakan suatu alat pendeteksi transaksi bukannya alat peng-eksekusi transaksi.

Mitos 5 : Robot Trading System Spesifik hanya Untuk Forex

Kesalahpahaman yang umum adalah teknik algoritma yang berbeda diperlukan untuk perdagangan komoditas yang berbeda-beda pula. Namun, ada properti statistik standar yang dapat diukur di semua jenis market terlepas dari jenis instrumennya seperti : spread bid ask, volatility, trade volume, dan likuiditas pada harga tertentu. Sementara perbedaan diantara tiap instrument kebanyakan hanya pada peraturan bursa nya seperti : market hours, tick sizes, pricing, regulasi , dsb. Maka implementasi robot di jenis market yang lain sesungguhnya tidak serumit yang dibayangkan sebelumnya.

Silahkan melatih strategi trading anda pada platform online trading dengan mendaftar demo account.

Categories: Robot Trading

About Author

traderpartner

Praktisi Forex, Komoditas Dan Indeks Saham. Memajukan Trader Indonesia. Add Pin BBM 7E479446

Write a Comment

Only registered users can comment.